Faktor Yang Mempengaruhi Kerja Enzim

Faktor yang mempengaruhi kerja enzim. Tujuan pembelajaran agar anda dapat mengetahui unsur-unsur yang mempengaruhi mekanisme kerja enzim.

Seperti yang kita ketahui bersama, enzim merupakan molekul kompleks berbasis protein yang dihasilkan oleh sel-sel. Enzim ikut terlibat dalam berbagai reaksi biokimia. Setiap enzim yang ada dalam tubuh dapat mempengaruhi reaksi kimia tertentu.

Enzim berperan sebagai katalis organik, enzim mempercepat kecepatan reaksi yang terjadi. Seandainya di tubuh tidak ada enzim maka tentu saja reaksi kimia akan sangat lambat. Beberapa reaksi juga mungkin tidak akan terjadi manakala tidak terdapat enzim di tubuh kita.

Enzim dapat meningkatkan kecepatan reaksi kimia beberapa kali lipat. Hasil studi penelitian membuktikan bahwa enzim mampu mempercepat reaksi kimia hingga 10 milyar kali lebih cepat. Zat kimia yang hadir pada waktu awal proses biokimia disebut sebagai substrat, yang mengalami perubahan kimia dan membentuk produk akhir.

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kerja Enzim

Faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim adalah sebagai berikut:

1. Suhu

Kecepatan reaksi enzimatik akan meningkat sejalan dengan meningkatnya suhu sampai pada titik tertentu karena molekul substrat bergerak lebih cepat dan lebih sering bertumbuhkan dengan tempat sisi aktif. Namun, di luar suhu tersebut, laju reaksi enzimatik akan menurun drastis akibat terputusnya ikatan hidrogen dan ikatan ionik lainnya yang merangkai molekul enzim. Hal ini menyebabkan enzim mengalami denaturasi (terjadi perubahan atau modifikasi terhadap konfirmasi protein). Setiap enzim mempunyai suatu suhu maksimal, yakni suhu saat laju reaksi enzim paling cepat. Pada sebagian besar enzim manusia mempunyai suhu maksimal sekitar 35-400 Celcius. Pada suhu diatas dan di bawah optimalnya, aktivitas enzim berkurang. Pada suhu di bawah 00 Celcius, enzim tidak dapat bekerja tetapi enzim tidak rusak sehingga jika keadaan suhu normal kembali enzim dapat bekerja lagi. Pada suhu tinggi di atas 550 Celcius, enzim akan rusak.

2. Derajat Keasaman (pH)

Sebagian besar enzim mempunyai pH optimal sekitar 6-8. Tetapi enzim pencernaan yang ada dalam lambung yaitu pepsin hanya dapat bekerja pada lingkungan asam (pH 2). Adapun Tripsi dalam usus bekerja pada lingkungan basa dengan pH maksimal 2.

Perbandingan pH Optimal Pepsin dan Tripsin

3. Inhibitor (Zat Penghambat)

Pestisida seperti DDT (dichloro diphenyl trichloroethane), dieldrin, endrin, karbamat, dan paration dapat membunuh hama, hewan, bahkan manusia dengan menghambat kerja enzim asetilkolinesterase (enzim sistem saraf). Contoh inhibitor lainnya adalah aspirin yang dipakai untuk obat. Aspirin menginhibisi enzim COX-1 dan COX-2 yang memproduksi pembawa pesan peradangan prostaglandin sehingga dapat menekan peradangan dan rasa sakit.

Inhibisi Enzim

Gambar Perbandingan Laju Reaksi Yang Dipengaruhi Oleh Inhibitor Kompetitif, nonkompetitif, dan tanpa inhibitor

4. Aktivator

Aktivator merupakan molekul yang mempermudah ikatan antara enzim dengan substrat. Biasanya zat ini bergabung dengan enzim pada tempat yang disebut sisi alosterik sehingga disebut efektor alosterik.

Penggabungan antara efektor alosterik dan enzim menyebabkan perubahan pada bentuk molekul enzim sehingga sisi aktif enzim cocok dengan substrat dan kerja enzim menjadi lebih efektif. Contohnya ion klorida (Cl) yang mengaktifkan amilase dalam saliva (air ludah).

5. Konsenstasi Enzim

Semakin tinggi konsentrasi enzim maka semakin cepat proses terjadinya raksi. Konsentrasi enzim berbanding lurus dengan laju reaksi.

6. Konsentrasi Substrat

Jika sisi aktif enzim belum bekerja seluruhnya, penambahan konsentrasi substrat dapat mempercepat terjadinya reaksi. Namun, jika semua sisi aktif enzim sudah bekerja, penambahan konsentrasi substrat tidak akan mempercepat reaksi. Dengan kata lain, konsentrasi substrat berada pada titik jenuh atau kecepatan reaksi sudah maksimal.

7. Zat Hasil

Dalam kondisi normal, reaksi awal akan berlangsung secara cepat. Namun, jika sudah terbentuk penimbunan produk, laju reaksi akan melemah. Jika penimbunan produk disinkirikan maka reaksi akan kembali cepat.

  • Irnaningtyas. 2013. Biologi Untuk SMA/MA Kelas XII. Erlangga
  • Sembiring, Langkah. 2009. Biologi: Kelas XII Untuk SMA dan MA. Departemen Pendidikan Nasional

Baca juga artikelensi berikut:

Itulah 7 faktor yang mempengaruhi kerja enzim. Semoga pembaca kini memahami faktor-faktor yang dapat mempengaruhi mekanisme kerja enzim.

Beberapa hal yang dibahas dalam artikel ini:

faktor faktor yang mempengaruhi kerja enzim; faktor yang mempengaruhi cara kerja enzim; contoh bagaimana kerja enzim berpengaruh terhadap mekanisme tubuh kita; mengapa aktivator mempengaruhi kerja enzim; faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim; faktor yangmememngaruhu kerja enzim; faktor yang mempengaruhi mekanisme kerja enzim; faktor yang mempengaruhi kerja enzim; faktor yang mempemgaruhi cara kerja enzim; faktor faktor yang mempengaruhi cara kerja enzim;
Tags: