Respirasi Anaerob: Pengertian dan Tahapannya

Pengertian Respirasi anaerob adalah suatu proses pembebasan energi yang tersimpan dalam bahan bakar organik (misalnya karbohidrat) melalui serangkauian reaksi tanpa menggunakan oksigen. Reaksi pada respirasi anaerob tidak melibatkan oksigen sehingga digunakan senyawa tertentu seperti asam piruvat (3 C) atau asetaldehida (2 C) sebagai akseptor (penerima) elektron akhir dan mengikat H+.

Respirasi anerob disebut juga fermentasi. Fermentasi dapat terjadi pada jamur bersel satu, bakteri yang hidup di rawa atau lumpur yang miskin oksigen, sel hewan, maupun sel manusia. Beberapa bakteri hidup secara aerob pada lingkungan yang cukup oksigen, tetapi pada saat lingkungan dalam kondisi yang minim oksigen maka respirasi yang terjadi adalah anaerob.

Respirasi Anaerob

Gambar Fermentasi Sedang Berlangsung (Credit to Wikipedia)

Respirasi anaerob terdiri atas dua tahapan reaksi, yaitu glikolisis dan transfer elektron. Proses glikolisis respirasi anerob sama dengan respirasi aerob, yaitu setiap satu molekul glukosa diubah menjadi 2 asam piruvat, 2 NADH, dan 2 ATP. Sementara itu, transfer elektron terjadi dari NADH ke asam piruvat atau turunan asam piruvat sehingga dihasilkan NAD+. Kemudian NAD+ akan masuk kembali ke glikolisis.

Berdasarkan produknya, jenis fermentasi yang umum yaitu fermentasi alkohol dan fermentasi asam laktat.

Fermentasi Alkohol

Fermentasi alkohol dilakukan oleh bakteri anaerob dan ragi (yeast). Fermentasi ini dapat terjadi pada proses pembuatan minuman anggur dan tapai.

Fermentasi Asam Laktat

Fermentasi asam laktat terjadi pada sel otot hewan dan manusia pada saat kekurangan oksigen (O2). Fermentasi ini juga dilakukan oleh bakteri atau jamur yang sering dipakai untuk membuat keju dan yoghurt, contohnya Streptococcus sp.

Persamaan Fermentasi Alkohol dan Fermentasi Asam Laktat

Beberapa kesamaan antara fermentasi alkohol dan fermentasi asam laktat yaitu:

  • Bertujuan memperoleh energi.
  • Terjadi pada mikroorganisme.
  • Jumlah energi yang dihasilkan lebih sedikit daripada respirasi aerob.

Kelemahan atau kerugian respirasi anaerob yaitu:

  • Jumlah output energi lebih sedikit daripada respirasi aerob.
  • Terdapat output senyawa sampingan yang menjadi racun bagi tumbuhan itu sendiri.

Perbedaan fermentasi alkohol dan asam Laktat

Perbedaan antara fermentasi alkohol dengan asam laktat dapat dijelaskan pada tabel di bawah ini.

Faktor Perbedaan Fermentasi alkohol Fermentasi asam laktat
Asam piruvat asam piruvat diubah menjadi asetaldehid dengan menghasilkan karbondioksida (CO2) dan dikatalisi oleh enzim piruvat dehidrogenase. Lalu asetaldehid diubah menjadi etanol (etil alkohol ). asam piruvat diubah menjadi asam laktat oleh NADH tanpa menghasilkan karbondioksida (CO2).
Terjadi pada Sel jamur untuk membuat tapai dan minuman anggur Sel otot hewan dan manusia, eritrosit, serta bakteri atau jamur dalam pembuatan keju dan yoghurt.
Akseptor elektron Asetildehida Asam piruvat
Hasil akhir Etanol Asam laktat

Demikian penjelasan artikelensi tentang respirasi anaerob dengan produknya berupa fermentasi alkohol dan fermentasi asam laktat. Baca juga penjelasan tentang respirasi aerob.

Beberapa hal yang dibahas dalam artikel ini:

apa keuntungan dan kerugian respirasi an aerob; jelaskan perbedaan respirasi anaerob yang terjadi pada sel jamur bersel satu dengan yang terjadi pada sel hewan; kerugian dari respirasi anaerob; kerugian respi; kerugian respirasi anaerob; perbedaan respirasi anaerob pada jamur; respirasi anaerob pada jamur ber sel satu;