Ciri-Ciri Perubahan Sosial

Perubahan selalu terjadi di masyarakat. Ciri-ciri perubahan sosial harus anda ketahui karena dapat melihat seberapa besar terjadinya perubahan dalam aspek kehidupan masyarakat.

Perubahan sosial tak terlepas dari perubahan kebudayaan. Kingsley Davis mengatakan bahwa perubahan sosial merupakan bagian dari perubahan kebudayaan. Perubahan kebudayaan meliputi semua unsurnya, yaitu kesenian, ilmu pengetahuan, teknologi, filsafat, bahkan perubahan dalam bentuk dan aturan organisasi sosial. Contohnya, perubahan dalam bidang teknologi infomrmasi dari bentuk telegram menjadi pesan singkat handphone (SMS).

Secara teoritis, perubahan sosial dan perubahan kebudayaan dapat dibedakan. Tapi dalam kehidupan sehari-hari tidak mudah membedakan antara kedua istilah tersebut karena tidak ada masyarakat yang tidak punya kebudayaan. Sebaliknya, tidak ada kebudayaan tanpa masyarakat sebagai pendukungnya.

Perubahan sosial dan kebudayaan memiliki satu aspek yang sama, yakni berhubungan dengan suatu penerimaan cara baru atau perbaikan bagaimana masyarakat menggunakan cara yang baru dalam memenuhi kebutuhannya.

Ciri-Ciri Perubahan Sosial

Alasan mengapa perubahan sosial melekat pada masyarakat serta kebudayaannya adalah sebagai berikut:

  1. Masyarakat menghadapi masalah baru. Manusia sebagai masyarakat berbudaya selalu menghadapi masalah serta tantangan yang baru yang mengharuskan adanya pemikiran, usaha, dan peralatan baru untuk memecahkannya. Begitu suatu masalah dapat selesaikan, tidak mustahil ada masalah lain serta kebutuhan yang baru yang menuntut adanya solusi.
  2. Ketergantungan pada hubungan antar warga pewaris kebudayaan. Bertahannya bentuk kebudayaan dalam suatu masyarakat sangat tergantung pada hubungan antar masyarakat yang mewarisi kebudayaan tersebut. Tidak semua individu dalam masyarakat memiliki pandangan dan sikap yang sama tentang kebudayaan mereka sendiri.Lingkungan yang terus mengalami perubahan sesuai dinamika masyarakat.

Secara umum kecenderungan masyarakat untuk berubah sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor antara lain:

  • Rasa tidak puas terhadap kondisi yang ada.
  • Timbul kesadaran untuk melakukan perbaikan kondisi.
  • Kesadaran akan adanya kekurangan dalam kebudayaan mereka.
  • Adanya usahaa masyarakat untuk beradaptasi dengan kebutuhan yang baru.
  • Banyaknya kesulitan yang dihadapi menjadikan masyarakat terpacu untuk mencari solusi mengatasi permasalahan yang mereka hadapi.
  • Sikap terbuka terhadap hal-hal yang baru baik dari dalam maupun dari luar.
  • Tingkat kebutuhan yang semakin kompleks dan tuntutan untuk meningkatkan kesejahteraan.
  • Sistem pendidikan yang memberikan nilai-nilai tertentu bagi masyarakat untuk meraih kehidupan masa depan yang lebih baik.

Ciri-Ciri Perubahan Sosial

Karakteristik atau ciri-ciri perubahan sosial adalah sebagai berikut:

  1. Tidak ada masyakarakat yang berhenti berkembang karena masyarakat selalu mengalami perubahan baik cepat atau lambat.
  2. Perubahan yang terjadi pada lembaga kemasyarakatan tertentu diikuti pula oleh perubahan pada lembaga-lembaga sosial lainnya yang berada dalam satu mata rantai.
  3. Perubahan yang cepat biasanya mengakibatkan disorganisasi yang bersifat sementara karena ada proses adaptasi atau penyesuaian diri. Disorganisasi akan diikuti oleh reorganisasi yang mencakup pemantapan kaidah dan nilai yang baru.
  4. Perubahan tidak dapat dibatasi pada bidang kebendaan atau bidang spiritual saja. Hal ini karena kedua bidang tersebut memiliki hubungan keterkaitan timbal balik (feedback) yang kuat.
  5. Dalam menghadapi perubahan, yang paling penting adalah bagaimana seseorang menyikapi sehingga tidak menjadi korban perubahan tersebut, tetapi sebagai penentu perubahan.

Sedangkan menurut Macionis, perubahan sosial memiliki karakteristik atau ciri yaitu sebagai berikut:

  1. Perubahan terjadi di setiap masyakarat, meskipun laju perubahan sosial bervariasi. Pada masyarakat tradisional perubahan terjadi secara lambat, sedangkan pada masyarakat yang maju terjadi secara cepat. Ogburn menyatakan bahwa di masyarakat dapat terjadi cultural lag, yaitu kondisi ketika kebudayaan material dalam masyarakat itu berubah lebih cepat daripada kebudayaan non material.
  2. Perubahan sosial sering kali berkembang pada arah yang sulit dikendalikan. Suatu penemuan baru sebagai upaya mensejahterakan masyakat bisa jadi malah membuat masyarakat sengsara akibat monopoli penguasa.
  3. Perubahan sosail sering menimbulkan kontroversi karena memiliki aneka makna yang saling bertentangan.
  4. Perubahan sosial dapat menguntungkan pihak tertentu, tetapi pada waktu bersamaan bisa juga merugikan pihak tertentu lainnya.

Baca juga:

  • Teori perubahan sosial menurut para ahli
  • Bentuk perubahan sosial
  • Faktor penyebab perubahan sosial
  • Faktor pendorong dan penghambat perubahan sosial
  • Dampak perubahan sosial
  • Hubungan antara modernisasi dan perubahan sosial

Sumber referensi:

  • Maryati, Kun dan Suryawati, Juju. 2014 Sosiologi. Erlangga
  • Soemardjan Selo dan Soeleman Soemardi, 1974, Setangkai Bunga Sosiologi, Jakarta, Lembaga Penerbitan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
  • Soerjono Soekanto, 2003. Judul Buku : Sosiologi Suatu Pengantar. PT Raja Grafindo Persada : Jakarta.
  • Wrahatnala, Bondet. 2009. Sosiologi. Departemen Pendidikan Nasional

Demikian ciri-ciri perubahan sosial. Semoga bermanfaat bagi pembaca artikelensi.