Sejarah Peradaban Mesopotamia Lembah Sungai Eufrat dan Tigris

Sejarah peradaban Mesopotamia merupakan salah satu sejarah tertua di dunia yang terletak di lembah Sungai Eufrat dan Tigris. Peradaban Mesopotamia menarik untuk diketahui sehingga tak heran materi pelajaran ini terdapat dalam buku pelajaran sejarah. Disini kita akan lihat rangkuman lengkap sejarah lembah sungai Eufrat dan Tigris yang merupakan peradaban tertua dalam kehidupan umat manusia.

Kata Mesopotamia berasal dari bahasa Yunani kuno Μεσοποταμία yang artinya tanah di antara sungai-sungai. Dinamai demikian karena Mesopotamia terletak di antara dua sungai besar, Eufrat/Efrat dan Tigris. Daerah Mesopotamia kini menjadi wilayah Republik Irak yang terkenal dengan Perang Teluknya. Nama Mesopotamia digunakan oleh para penulis Yunani dan Latin kuno seperti Polybius (2 SM) dan Strabo (60 SM-20 M).

Sejarah Peradaban Mesopotamia

Sejarah Peradaban Mesopotamia
Credit to Wikipedia

Baiklah mari kita melihat sejarah peradaban Mesopotamia yang akan dibagi dalam 3 sub topik yakni letak geografis, bangsa-bangsa pendukung dan hasil kebudayaan Mesopotamia.

I. Letak Geografis Mesopotamia

Daerah Mesopotamia terletak di Asia Barat Daya dengan batas wilayah yaitu :

  • Timur : Teluk Persia dan Iran (Persia)
  • Utara : Iran dan Turki
  • Barat : Suriah dan Yordania
  • Selatan : Arab Saudi dan Kuwait

II. Bangsa-bangsa Pendukung dan Hasil Kebudayaan Peradaban Mesopotamia

1. Bangsa Sumeria

Bangsa Sumeria merupakan penguasa pertama daerah Mesopotamia. Hasil kebudayaan bangsa Sumeria yaitu :

  • Mengenal bentuk tulisan yang disebut huruf paku.
  • Penggunaan batu bata sebagai bahan bangunan untuk membuat tembok rumah.
  • Mengetahui penanggalan 1 tahun terdiri 12 bulan = 350 hari, 1 hari terdiri dari 24 jam. 1 jam = 60 menit. 1 menit = 60 detik.
  • Mengetahui lingkaran = 360 derajat.
  • Dalam sastra menghasilkan kisah Gilgamesh.
  • Mengenal kepercayaan terhadap kekuatan alam. Bangsa Sumeria percaya beberapa dewa yaitu Dewa Langit, Dewa Bumi, dan Dewa Lautan.
  • Sudah berhubungan dengan kota Mohenjodaro dan Harappa.

2. Bangsa Babilonia Lama (3000 SM)

Raja Babilonia I adalah Hamurabi. Hasil kebudayaan bangsa Babilonia I adalah sebagai berikut :

  • Codex Hamurabi. Yaitu undang-undang yang dipahat pada batu. Isi codex Hamurabi yakni larangan main hakim sendiri sehingga keamanan dan keadilan masyarakat dapat dijunjung tinggi. Diatur juga hukum pidana dan perdata.
  • Konsep kepercayaan bangsa Babilonia I yaitu mengenal dewa-dewa dimana dewa utamanya yaitu Dewa Marduk.

Kerajaan Babilonia I hancur setelah diserang oleh Bangsa Asyiria.

3. Bangsa Asyiria

Bangsa Asyiria merupakan bangsa militan dan kejam. Bangsa ini mendirikan kerajaan di Sungai Tigris dengan ibukota Niniveh yang menjadi pusat peradaban Asyria.

Pada Masa pemerintahan Raja Sagon (732 SM), wilayah kekuasaan Asyiria melipuiti Funisia, Palestina, Lebanon. Raja Sagon menjadikan bangsa Israel sebagai budak atau hamba sahaya. Selanjutnya pada masa pemerintahan Raja Assarbanibal (650 SM), bangsa Asyria berhasil menguasai Mesir.

4. Bangsa Babilonia Baru

Pendiri Kerajaan Babilonia Baru adalah Nebopalasar. Babilonia Baru mencapai puncak kejayaan pada masa Raja Nebukadnezar (612-536 SM). Adapun hasil kebudayaan Babilonia Baru adalah sebagai berikut :

  • Taman Gantung dan Istana bertingkat.
  • Menara Babilonia. Menara ini tidak selesai dalam pengerjaannya karena para pekerjanya berselisih paham karena tidak mengerti bahasa masing-masing.
  • Mengenal ilmu perbintangan seperti gerhana matahari dan bulan.

Kerajaan Babilonia Baru ini berakhir sekitar tahun 539 SM setelah raja terakhirnya Raja Belsyazar tewas oleh tentara Persia yang berhasil menguasai ibukota Babilonia.

Demikian sejarah peradaban mesopotamia atau yang terkenal dengan peradaban Lembah Sungai Eufrat dan Tigris. Mudah-mudahan ada manfaat bagi pembaca artikelensi.